[Press Release: Pembukaan 2nd International Summer Course 2018]

Posted on Posted in Berita IKK

1535996243905

Pada Tahun 2018 ini, Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, FEMA IPB kembali menyelenggarakan International Summer Course Program melanjutkan penyelenggaraan Summmer Course tahun lalu. Penyelenggaraan 2nd International Summer Course Tahun 2018 masih mengusung nama yang sama yaitu Family Life among Agricultural Families in West Java. Hanya saja, dalam 2nd International Summer Course ini penyelenggara mengusung tema khususnya yaitu “Household Gardening to Support Family Well-being”. Kegiatan Summer Course ini akan diselenggarakan mulai tanggal 25 Agustus hingga 4 September 2018.

Tema khusus ini diangkat mengingat dalam kehidupan keluarga pertanian, pengelolaan sumber daya keluarga merupakan salah satu isu penting, khususnya dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki keluarga untuk kehidupan keluarga yang lebih baik. Salah satu sumber daya yang dimiliki keluarga dan dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas hidup adalah pekarangan rumah. Dalam mengoptimalkan pengelolaannya, pekarangan perlu dipersiapkan, baik dalam hal pengaturan dan disain pekarangan, teknologi budidaya tanaman pekarangan dan peran manajemen sumber daya keluarga, baik sumber daya manusia sebagai pelaksana dalam memanfaatkan pekarangan, sumber daya waktu yang digunakan untuk mengelola pekarangan dan sumber daya uang yang digunakan dan dihasilkan dari memanfaatkan pekarangan. Jika hal tersebut disiapkan dengan baik maka kontribusi pemanfaatan pekarangan terhadap kesejahteraan akan semakin optimal. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan kegiatan 2nd International Summer Course ini, Departemen IKK menggandeng Departemen Argonomi dan Hortikultura (AGH) dan Departemen Arsitektur Lanskip (ARL), Fakultas Pertanian IPB untuk dapat berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan ini.

Kegiatan ini mempunyai beberapa tujuan diantaranya membangun kolaborasi lintas disiplin ilmu di internal IPB sekaligus mengembangkan jejaring kerjasama internasional; dan tentu saja mendukung kinerja unit dalam meningkatkan jumlah inbound mahasiswa dan dosen di IPB. Kegiatan yang didanai oleh Direktorat Kerja Sama Internasional, IPB ini juga didukung oleh Pemerintah Daerah Kota Bogor, Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, dan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta dalam penyelenggaraan kegiatannya; dan juga mendapat dukungan dari Danone dan Sangkuriang Lapis Bogor.

1535996241179

1535996242451

1535996372652

Pada 25 Agustus 2018 sore, bertempat di Balaikota Bogor, peserta Summer Course bersama dengan para Dosen Pendamping dan panitia berkesempatan menghadiri Pembukaan Acara the 2nd International Summer Course yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB, Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan; dan Walikota Bogor, Dr. Ir. Bima Arya. Dalam sambutannya, Dekan FEMA menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Universiti Putera Malaysia dan Seoul National University sebagai perguruan tinggi mitra dalam kegiatan SC ini. Ucapan selamat datang dan harapan Dekan FEMA agar penyelenggaraan SC ini mampu memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi mahasiswa partisipan untuk lebih mengenal pemanfaatan pekarangan melalui home gardening dan juga praktek langsung di lapangan, disambut dengan tepukan hangat dari partisipan. Selanjutnya, perwakilan Dosen Pendamping yaitu Dr. Muslihah Hasbullah dari Fakulti Ekologi Manusia, Universiti Putera Malaysia sangat senang dengan kehangatan IPB dan Kota Bogor dalam menyambut kedatangan partisipan SC. Ke depan, Dr. Muslihah berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus dilanjutkan baik dengan IPB maupun dengan Kota Bogor. Sebagai sambutan terakhir, Dr. Bima Arya selaku Walikota Bogor mengucap[kan selamat datang di Kota Bogor sebagai Kota Pertama di Indonesia yang mengusung visi Kota Ramah Keluarga. Oleh karenanya, mengingat kegiatan SC ini engusung topik yang sama dengan visi Kota Bogor, Dr. Bima sangat menyambut baik kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa pembangunan keluarga adalah visi utama dalam membangun Kota Bogor Ramah Keluarga karena pembangunan keluarga menjadi landasan utama dalam mewujudkan manusia dan generasi masa depan yang berkualitas. Dalam sambutannya, Walikota Bogor memperkenalkan Sekolah Ibu sebagai salah satu program utama mewujudkan Kota Bogor Ramah Keluarga, kota dengan jutaan harapan bagi masyarakatnya.

Setelah pembukaan, Walikota Bogor didamping Ibu Walikota, Yane Ardian, SE memberikan kenang-kenangan miniatur rusa sebagai simbol Kota Bogor kepada Dekan FEMA IPB dan perwakilan Dosen Pendamping yaitu Dr. Muslihah. Dalam pembukaan tersebut, peserta SC yang terdiri dari 10 peserta dari UPM dan 5 peserta dari IPB berkesempatan menikmati hidangan khas Bogor yang telah disediakan oleh Pemkot Bogor dan berfoto bersama di depan Balaikota bersama panitia. Satu peserta dari SNU, Korea dan satu peserta dari Universitas Negeri Jakarta berhalangan hadir pada acara Pembukaan ini karena baru bisa tiba di Bogor keesokan harinya.

Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *