Jakarta, 2 Mei  2011

Jakarta-ykai.net, Penanaman nilai-nilai luhur pada anak dalam keluarga menjadi sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPA) menunjukkan indikasi pemahaman anak tentang hal tersebut sangat rendah, hal tersebut terungkap dalam pembahasan tentang Pedoman Penanaman Nilai-Nilai Luhur Pada Anak Dalam Keluarga di Hotel Milenium Jakarta. (28/04)

Untuk meningkatkan pemahaman dan makna nilai-nilai luhur pada anak strategi yang di gunakan dalam pedoman ini adalah dengan menyisipkan pesan melalui berbagai kegiatan yang sering dilaksanakan di masyarakat. Selain itu mengadakan sarasehan yang melibatkan berbagai unsur di masyarakat serta dalam bentuk pelatihan-pelatihan.

Sementara itu Nurti Mukti Wibawati – Asdep Lingkungan dan PNNL, Kementerian PPPA menyampaikan bahwa landasan pembuatan Pedoman Penanaman Nilai-nilai Luhur Pada Anak Dalam Keluarga adalah UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Bab III Pasal 19, bahwa setiap anak berkewajiban untuk menghormati orang tua, wali dan guru, mencintai keluarga, masyarakat, menyayangi teman, cinta tanah air serta malaksanakan etika dan akhlak yang mulia.

Pertemuan penyempurnaan pedoman ini di hadiri oleh berbagai pihak yang terkait dengan Penanaman Nilai-nilai Luhur Pada Anak Dalam Keluarga. PKK, Fatayat NU, PSW UIN Syarif Hidayatulloh, Direktorat PAUD, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Kemendiknas, Deputi Bidang TKA.

Pedoman ini disusun agar menjadi acuan bagi pemangku kepentingan di seluruh Indonesia, khususnya ditingkat propinsi dan kabupaten/kota dalam upaya meningkatkan pemahaman dan makna nilai-nilai luhur. (tr)

Sumber : YKAI

Share/Bookmark